Santri Ekstra Public Speaking SahabatQu Gali Ilmu Penyiaran di MQ FM Jogja
Nuansa belajar yang berbeda dirasakan oleh santri yang tergabung dalam Ekstrakurikuler Public Speaking SMP dan SMA SahabatQu. Pada Jumat, 12 Juni 2026, Pesantren SahabatQu menggelar kegiatan outing class yang edukatif dan inspiratif dengan mengunjungi salah satu stasiun radio dakwah terkemuka di Yogyakarta, MQ FM. Kunjungan ini bukan sekadar agenda wisata edukasi biasa. Peserta yang hadir merupakan santri-santri pilihan yang berhasil meraih tiket kunjungan setelah menunjukkan prestasi gemilang dan sukses menyelesaikan berbagai tantangan ketat yang diberikan selama pembelajaran ekstrakurikuler di sekolah.
Kehadiran rombongan SahabatQu yang dipimpin langsung oleh Pembimbing Ekstrakurikuler Public Speaking, Ustadzah Arsi Dwiyani, disambut dengan penuh kehangatan. Rombongan diterima secara terhormat oleh Direktur MQ FM Jogja, Ibu Rahmi, beserta jajaran kru radio.
"Kami sangat senang dan bangga menerima kunjungan dari generasi muda, khususnya para santri SahabatQu yang memiliki semangat tinggi untuk belajar. Dunia penyiaran hari ini membutuhkan ruang-ruang positif, dan media dakwah seperti MQ FM adalah tempat yang tepat untuk menempa hal tersebut," ujar Ibu Rahmi dalam sambutannya.
Selama berada di studio MQ FM, para santri disuguhkan dengan berbagai materi eksklusif yang dikemas secara interaktif. Mereka belajar mendalam mengenai Mengenal Dunia Penyiaran (Broadcasting Literacy), serta mendapatkan pembekalan intensif untuk meng-upgrade teknik olah vokal agar suara yang dihasilkan lebih berkarakter dan bertenaga. Tidak hanya teori, rasa percaya diri para santri benar-benar diuji melalui sesi membangun kepercayaan diri (confidence building) langsung di depan mikrofon studio. Puncak keseruan terjadi saat para santri ditantang dalam Radio Crew Challenge. Dalam tantangan ini, mereka disimulasikan menjadi kru radio sesungguhnya, mulai dari menjadi penyiar, produser, hingga operator teknis.
Melihat antusiasme dan potensi besar yang ditunjukkan oleh para santri selama kegiatan, Ustadzah Arsi Dwiyani selaku pembina menyampaikan rasa syukur dan harapan besarnya untuk masa depan anak-anak didiknya.
"Alhamdulillah, kegiatan berjalan dengan sangat lancar dan penuh kesan. Harapan kami, melalui outing class ke MQ FM ini, para santri tidak hanya membawa pulang ilmu teknis tentang broadcasting, tetapi juga membawa pulang semangat baru. Kami ingin mereka sadar bahwa kemampuan public speaking yang mereka asah di pesantren adalah alat dakwah yang sangat kuat di era modern ini. Semoga kelak dari rahim SahabatQu, lahir para komunikator, penyiar, dan penggerak umat yang mampu menyuarakan kebenaran dan kebaikan ke seluruh penjuru dunia," harap Ustadzah Arsi.
Kunjungan edukatif ini ditutup dengan sesi foto bersama dan penyerahan kenang-kenangan antara pihak Pesantren SahabatQu dan MQ FM Jogja, menandai sinergi yang kuat dalam mencetak generasi robbani yang cakap bermedia. (AD)