Perkemahan Akbar Pramuka SahabatQu Kedua Sukses Meriah di Bumi Perkemahan Gondang Dua Indah Cangkringan Sleman

Perkemahan Akbar Pramuka SahabatQu Kedua Sukses Meriah di Bumi Perkemahan Gondang Dua Indah Cangkringan Sleman

02 May 2026
Admin SahabatQu

Sleman, 20 April 2026 — Setelah sukses menyelenggarakan perkemahan akbar yang kedua kalinya, Pramuka Santri Sahabatqu menunjukkan semangat tinggi dan kebersamaan yang luar biasa. Acara yang berlangsung dari tanggal 17 hingga 19 April di Bumi Perkemahan Gondang Dua Indah Cangkringan ini diikuti oleh sebanyak 640 peserta dari jenjang penggalang dan penegak. Tema besar yang diusung dalam kegiatan ini adalah “Dengan Ilmu dan Iman, Pramuka Santri Membangun Peradaban,” sebuah pesan mendalam yang menggambarkan pentingnya penguatan karakter berbasis iman dan ilmu pengetahuan.

Kemah Pramuka Sahabatqu kali ini dirancang secara berjenjang selama tiga hari. Selain berpatokan pada format kegiatan LT I untuk golongan penggalang dan lama perkemahan untuk  penegak, juga merepresentasikan proses pembangunan peradaban manusia dari tahap fondasi hingga regenerasi. Konsep ini tidak hanya sekadar kegiatan luar ruangan, tetapi juga sebuah perjalanan mendalam menuju pembentukan karakter dan kepribadian peserta.

Hari pertama, H1 (Fondasi Peradaban), difokuskan pada pembangunan dasar nilai-nilai melalui pembiasaan ibadah, kedisiplinan, dan kebersamaan. Para peserta diajak untuk memperkuat keimanan serta menanamkan nilai keislaman dan kepramukaan sebagai fondasi utama dalam membangun karakter pribadi mereka sebagai Pramuka Santri. Melalui kegiatan seperti sholat berjamaah, pembinaan moral, dan diskusi keislaman, peserta semakin memahami pentingnya landasan spiritual dalam kehidupan sehari-hari.

Hari kedua, H2 (Dinamika Peradaban), menjadi puncak aktivitas dengan berbagai perlombaan dan tantangan kepramukaan. Di sini, peserta diuji melalui kompetisi yang melatih kepemimpinan, kerjasama tim, sportivitas, serta kreativitas. Perlombaan seperti outbond, menara manusia, hingga lomba keterampilan pramuka membuat suasana semakin hidup dan penuh semangat. Pengalaman ini diyakini mampu mengasah kemampuan peserta dalam menghadapi dinamika kehidupan nyata dengan sikap positif dan penuh tanggung jawab.

Hari terakhir, H3 (Regenerasi Peradabaan), diarahkan pada refleksi dan evaluasi atas seluruh pengalaman selama kemah. Peserta diajak untuk kembali merenungkan nilai-nilai yang telah diperoleh sekaligus memperkuat komitmen mereka dalam menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari sebagai Pramuka Santri. Kegiatan ini menegaskan bahwa pembangunan karakter harus berkelanjutan dan tidak berhenti pada kegiatan formal saja.

Perkemahan ini bukan hanya sekadar ajang berkemah biasa. Lebih dari itu, acara ini menjadi momentum penting dalam membentuk generasi muda berbasis iman dan ilmu pengetahuan yang mampu berkontribusi nyata bagi bangsa dan agama. Melalui kegiatan berjenjang yang terstruktur dengan baik ini, para peserta menunjukkan bahwa mereka siap menjadi agen perubahan yang mampu membangun peradaban bangsa dari tingkat akar rumput.

Kesunggguhan dan totalitas kerja dari sangga kerja serta antusiasme seluruh peserta menunjukkan besarnya perhatian Pangkalan Pesantren Sahabatqu terhadap pendidikan karakter berbasis keagamaan dan kepemimpinan. Semangat seperti inilah yang diharapkan dapat terus tumbuh agar generasi muda kita tidak hanya cerdas secara akademik tetapi juga memiliki pondasi moral yang kokoh.

Perkemahan Akbar Pramuka Sahabatqu Kedua telah membuktikan bahwa membangun peradaban tidak bisa dilakukan secara instan. Melalui fondasi iman dan ilmu pengetahuan, dilanjutkan dengan dinamika kompetisi kreatif, serta regenerasi nilai-nilai luhur melalui refleksi mendalam—semua itu menjadi kunci utama keberhasilan mempersiapkan generasi masa depan bangsa Indonesia yang berilmu, beriman, dan berkarakter kokoh. Semoga semangat ini terus berkobar dan menjadi inspirasi bagi seluruh pramuka di tanah air! [AFM]