Transformasi Pembelajaran: SahabatQu Islamic Fullday School berkolaborasi dengan Pakar Pendidikan Jepang dalam Project Matematika-Fisika Berbasis Hidroponik

Transformasi Pembelajaran: SahabatQu Islamic Fullday School berkolaborasi dengan Pakar Pendidikan Jepang dalam Project Matematika-Fisika Berbasis Hidroponik

03 May 2026
Admin SahabatQu

Sahabatqu Islamic Fullday School menunjukkan komitmennya dalam menghadirkan kualitas pendidikan bertaraf internasional melalui kolaborasi pembelajaran inovatif. Pada Rabu (29/04), sekolah ini menjadi pusat perhatian dalam proyek pengembangan pembelajaran matematika berbasis local material yang melibatkan sinergi antara guru, akademisi Universitas Ahmad Dahlan (UAD), dan tim profesor dari empat universitas terkemuka di Jepang. Kegiatan ini bukan sekadar kunjungan biasa, melainkan sebuah riset kolaboratif yang dihadiri oleh pakar pendidikan dunia, di antaranya Prof. Takuya Baba (Hiroshima University), Satoshi Kusaka, Ph.D. (Naruto University of Education), Masato Kusaka, Ph.D. (University of Fukui), dan Hiroto Fukuda (Okayama University of Science). Dari pihak Indonesia, pendampingan dilakukan langsung oleh pakar pendidikan matematika Prof. Rully Charitas Indra Prahmana (UAD) dan Nur Robiah Nofikusumawati Peni, Ph.D. in Ed. Dalam pelaksanaannya, Basyaasyah Putri I, S.Pd., selaku guru matematika SMA SahabatQu, menerapkan pendekatan Project Based Learning (PjBL) di kelas XI. Fokus pembelajaran kali ini sangat unik, yakni mengintegrasikan Matematika, Fisika, dan Biologi dalam praktikum penelitian pertumbuhan tanaman bayam dan pakcoy yang melibatkan seluruh siswa kelas XI. 


Pembelajaran berbasis proyek dilakukan di lingkungan sekolah selama kurang lebih 2 bulan masa pengamatan. Seluruh siswa kelas 11 terlibat aktif dalam pembelajaran ini. Siswa menanam bayam dan pakcoy pada media hidroponik, kemudian menyiramnya secara rutin setiap hari dan melakukan pendataan. Siswa mengukur tinggi tanaman, menghitung jumlah daun, lebar daun serta mencatat suhu lingkungan. Data yang diperoleh kemudian dianalisis menggunakan konsep Matematika berupa scatterplot dan korelasi untuk melihat hubungan antarvariabel, yakni pengaruh suhu terhadap pertumbuhan tanaman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Suhu yang stabil sangat berpengaruh terhadap proses pertumbuhan. Melalui pembelajaran ini, siswa tidak hanya mempelajari teori, melainkan penerapan pembelajaran dalam kehidupan sehari hari.  Pembelajaran ini juga melatih kemampuan siswa dalam berpikir kritis, analisis data, kerja sama tim, serta memudahkan siswa dalam memahami keterkaitan antar ilmu pengetahuan. Kegiatan ini juga membuktikan bahwa pembelajaran tidak harus selalu dilakukan di dalam kelas, tetapi dapat dilakukan melalui kegiatan praktikum yang menyenangkan dan bermakna.