Sinergi Lintas Pulau: Pesantren SahabatQu Sambut Kunjungan Studi Banding YKPI Al Ittihad Pekanbaru
SLEMAN – Pesantren Shohibul Qur’an atau yang akrab dikenal dengan "Pesantren SahabatQu" menerima kunjungan studi banding dari Yayasan Kesatuan Pendidikan Islam (YKPI) Al Ittihad, Pekanbaru, Riau, pada Rabu (29/04/2026). Bertempat di kampus SahabatQu, Pakem, Sleman, pertemuan ini menjadi ajang pertukaran ilmu terkait tata kelola lembaga pendidikan berbasis asrama yang profesional dan akuntabel.
Rombongan yang terdiri dari 17 peserta tersebut tiba pada pukul 09.00 WIB dan disambut hangat oleh keluarga besar Pesantren SahabatQu. Acara dibuka dengan sambutan dari Direktur Pesantren SahabatQu, Ustadz Danin Billah, S.Hum, M.Pdi. Dalam sambutannya, beliau menekankan pentingnya rasa Syukur dalam mengemban Amanah mencerdaskan umat, serta kolaborasi antarlembaga pendidikan Islam demi mencetak generasi yang unggul secara adab dan intelektual.
"Kami merasa terhormat atas kunjungan dari YKPI Al Ittihad. Studi banding ini bukan sekadar pertemuan formal, melainkan ruang bagi kita untuk saling belajar dalam menyempurnakan amanah pengelolaan umat," ujar Ustadz Danin.
Senada dengan hal tersebut, Pimpinan YKPI Al Ittihad, Ustadzah Devinta Untari, M.Psi, Psi, CGA, menyampaikan apresiasinya atas keterbukaan SahabatQu dalam membagikan sistem manajemen mereka. Beliau berharap kunjungan ini dapat membawa perspektif baru untuk diimplementasikan di Pekanbaru, khususnya dalam memperkuat struktur organisasi asrama.
Bedah Manajemen Asrama: Keuangan hingga SDM
Agenda inti studi banding berlangsung intensif hingga pukul 11.30 WIB. Fokus utama pembahasan mencakup empat pilar pengelolaan sekolah konsep asrama, yakni: Manajemen Keuangan, Sumber Daya Manusia (SDM), Sarana Prasarana (Sarpras), dan Pengadaan Barang.
Pihak SahabatQu menghadirkan para ahli di bidangnya untuk membedah sistem kerja pesantren secara transparan:
Pengelolaan Keuangan: Dipaparkan oleh Kepala Keuangan, Ustadzah Juni Wulandari, yang menjelaskan sistem budgeting dan efisiensi anggaran di lingkungan pesantren.
Operasional & Sarpras: Kepala Operasional, Ustadz Rosyid Khoirudin, SE, memaparkan strategi pemeliharaan fasilitas serta alur pengadaan barang yang efektif untuk menunjang kegiatan santri.
Pengembangan SDM: Kepala HRD, Ustadz Arif Setiawan, S.Pd, berbagi mengenai pola pengalokasian Amanah SDM asrama dan pembinaan karakter pengajar serta staf agar selaras dengan visi pesantren.
Sesi diskusi berlangsung interaktif, di mana para peserta dari Riau aktif melontarkan pertanyaan terkait tantangan mengelola operasional harian asrama. Pertemuan ini diakhiri dengan tukar menukar cindera mata dan foto bersama. Melalui kunjungan ini, diharapkan terjalin silaturahmi yang berkelanjutan antara Pesantren SahabatQu dan YKPI Al Ittihad dalam upaya meningkatkan standar mutu pendidikan Islam di Indonesia.